Teknologi Hybrid pada Mobil
Teknologi Hybrid pada Mobil. Foto: Santa3 dari Pixabay

Mengenal Hybrid Teknologi pada Mobil

Posted on

Mobil menjadi kendaraan penting yang harus ada di tengah – tengah masyarakat. Bahkan kini, mobil sudah menjadi kendaraan semi primer yang ada di tiap rumah. Banyaknya mobil yang ada di tengah – tengah masyarakat ternyata menimbulkan masalah, trutama masalah polusi udara. Polusi udara mengancam keberlangsungan bersihnya udara di lingkungan. Jika udara sudah tidak bersih karena polusi, cara mengembalikan kebersihan udara cukup sulit. Apalagi, jumlah mobil yang dimiliki masyarakat semakin bertambah.

Salah satu cara mengurangi polusi yang ditimbulkan oleh mobil. Namun, jika mengganti bahan bakar minyak sebagai bahan bakar utama mobil, justru akan mengurangi performa dari mobil. Diperlukan adanya teknologi yang dapat mengurangi pembuangan gas sehingga tidak banyak menimbulkan polusi dari mobil, irit bahan bakar, dan performa yang tetap baik.

Oleh karena itu, diciptakanlah teknologi hybrid pada mobil. Singkatnya, teknologi ini bertujuan untuk membuat irit bahan bakar tanpa mengurangi performa mobil. Untuk lebih jelasnya, akan dibahas di artikel di bawah ini.

Mengenal Hybrid Teknologi pada Mobil

Teknologi hybrid pada mobil adalah teknologi yang disematkan pada mobil. Dimana, mobil hybrid memiliki dua sumber energi dengan dua teknologi yang berbeda, ditanam di dalamnya. Pada mobil biasa hanya memiliki satu sumber energi, yaitu bahan bakar minyak. Sementara pad amobil hybrid, terdapat dua sumber energi, yaitu bahan bakar minyak dan tambahan berupa baterai yang menyimpan energi listrik. Energi tambahan ini berfungsi sebagai sumber energi cadangan ketika bahan bakar utama habis, jadi bisa menghemat BBM mobil.

Sebenarnya, teknologi hybrid ini bukanlah penemuan baru. Melainkan sudah ada sejak tahun 1902, yang mana ditemukan oleh Ferdinand Porsche, teknisi automotif dan pemilik perusahaan mobil Porsche. Teknologi kendaraan bermotor temuan Porsche dikenal dengan nama mixte, dimana terdapat dua sumber energi yang diterapkan pada kendaraan.

Teknologi mixte ini tidak langsung digunakan pada mobil komersial. Namun, baru pada tahun 1997 mulai diterapkan pada mobil komersial. Dimana kala itu baru satu merek mobil yang memperkenalkan teknologi ini melalui pameran otomotif di Jepang.

Manfaat Hybrid Teknologi

Kini, mobil dengan teknologi hybrid sudah ada di Indonesia. Kehadirannya membawa angin segar bagi industri otomotif Indonesia. Hal ini dikarenakan mobil dengan teknologi hybrid memiliki manfaat utama untuk mengurangi polusi udara. Selain itu, perawatan mobil pun terbilang lebih terjangkau dibanding mobil konvensional.

Namun, baterai mobil hybrid terbilang lebih mahal daripada baterai aki pada umumnya. Meski begitu, hal ini tidak serta merta menjadi kekurangan dari teknologi hybrid. Karena, meskipun harga baterai lebih mahal, umumnya baterai memiliki garansi penggantian seumur hidup. Jadi, ketika mengalami kerusakan dapat langsung menuju ke dealer resmi terdekat untuk perbaikan.

Cara Kerja Mobil Hybrid Standar

Mobil hybrid terbagi menjadi dua, yaitu hybrid standar dan full hybrid. Untuk mobil hybrid standar, cara kerja saat menghidupkan mesin dan mesin mulai panas, jika betari dalam keadaan perlu di isi, maka mesin generator akan mengubah energi yang dihasilkan bensi menjadi energi listri. Gunanya adalah untuk mengisi baterai.

Untuk kecepatan jelajah, ketika mobil melaju dengan kecepatan 60 – 80 km/jam, mesin bensin akan sepenuhnya mengambil alih tenaga penggerak mobil. Apabila baterai kekurangan daya saat kondisi jelajah, maka energi yang dihasilkan bensin akan diubah untuk mengisi ulang baterai.

Saat menyalip kendaraan, diperlukan tenaga akselerasi yang tinggi. Hal ini bertujuan untuk mencapai energi akselerasi dengan cepat. Oleh karena itu, tenaga dari bensin dan tenaga dari baterai listrik digunakan sesuai kebutuhan.

Ketika melakukan pengereman, mobil hybrid melakukan pengereman regeneratif. Putaran roda saat pengereman pada mobil hybrid berfungsi untuk generator dari energi gerak menjadi listrik. Energi listrik ini kemudian disimpan pada baterai mobil untuk penggerak motor. Daya listrik baterai untuk penggerak motor dihasilkan dari pengereman regeneratif serta dari mesin bensin. Jadi, tidak perlu lagi mengisi baterai dengan mencolokkan ke sumber daya listrik.

Uniknya, ketika mobil berhenti sementara, misalnya ketika macet atau saat lampu merah, maka mesin akan dimatikan semua. Untuk penggunaan energi seperti AC, dan peralatan elektronik mobil lainnya mengambil daya dari baterai.

Cara Kerja Mobil Full Hybrid

Mobil full hybrid justru menggunakan penuh tenaga dan sumber energi mesin bensin. Sementara energi listrik menjadi tenaga tambahan apabila diperlukan. Dimana tenaga listrik menjadi satu – satunya sumber penggerak mobil saat mobil berada dalam kecepatan rendah. Sehingga, ketika macet mobil full hybrid akan sangat irit bahan bakar.

Saat menghidupkan mesin, daya yang digunakan untuk menghidupkan peralatan elektronik di dalam mobil berasal dari baterai. Mesin mobil akan menyala saat baterai perlu tambahan daya. Sebaliknya, ketika baterai penuh, maka mesin mobil tidak akan menyala.

Ketika kecepatan rendah, mobil digerakkan oleh motor listrik. Motor listrik yang akan mengambil daya dari baterai. Misalnya ketika bergerak dengan kecepatan 20 km/jam, energi diambil dari baterai dan mesin mobil yang menggunakan bahan bakar minyak akan dimatikan. Sehingga, mobil full hybrid akan irit BBM.

Ketika mobil berpacu dalam kecepatan jelajah, mesin dan motor lsitrik akan digunakan bersamaan untuk menggerakkan mobil. Dimana, generator akan mengubah energi gerak untuk mengisi ulang daya baterai. Saat menyalip, pengemudi memerlukan daya akselerasi. Yang mana diambil dari mesin bensin dan motor listrik secara bersamaan.

Sama seperti hybrid standar dimana pengereman pada mobil full hybrid merupakan pengereman generatif. Yang mana mengubah fungsi motor dari penggerak roda menjadi penghasil daya listrik. Dan ketika mobil berhenti sementara, maka mesin akan dimatikan dan peralatan elektronik di dalam mobil menggunakan daya dari baterai.

Kelebihan Mobil Hybrid

  1. Keunggulan utama mobil hybrid adalah irit BBM. Karena menggunakan dua mesin, yaitu mesin bensin dan mesin tenaga listrik.
  2. Karena sedikit membakar bensin, tentu mobil hybrid rendah emisi gas buang.
  3. Ketika berada dalam kemacetan, suara mesin dan getarannya sangat minim. Sehingga tidak mengganggu dan lebih nyaman.
  4. Meskipun irit BBM, mobil berteknologi hybrid tetap memiliki performa akselerasi dan kecepatan yang tinggi.
  5. Mobil berteknologi hybrid menggunakan transmisi CVT. Dimana, dengan transmisi CVT pengemudi dan penumpang hampir tidak akan merasakan perpindahan gigi, dan tentunya akan semakin nyaman.

Kekurangan Mobil Hybrid

Disamping kelebihan yang dimilikinya, mobil berteknologi hybrid juga memiliki kekurangan, diantaranya:

  1. Harga di pasaran relatif lebih mahal.
  2. Sistem kelistrikan yang rumit dan mahal, sehingga perawatan dan perbaikannya terbilang mahal.
  3. Mobil hybrid sangat sunyi sehingga tidak mengeluarkan suara ketika berjalan. Sehingga berbahaya untuk pengendara lain dan pejalan kaki. Apalagi ketika jalanan gelap.

Itulah sekilas mengenai teknologi hybrid pada mobil. Di Indonesia sendiri, mobil dengan teknologi hybrid belum begitu banyak, hanya Toyota All New Camry 2,5 Hybrid dan Toyota Alphard. Dimana harga keduanya masih terbilang mahal. Semoga kedepannya, teknologi hybrid dapat dikembangkan di mobil – mobil pasaran Indonesia dengan harga yang lebih bersahabat. Untuk membantu pengurangan polusi udara sehingga lingkungan lebih baik lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *