Kesehatan itu Penting. Foto: Parentingupstream dari Pixabay

Cara Membuat BPJS Kesehatan secara Lengkap

Posted on

BPJS Kesehatan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan), adalah Badan Hukum Publik. Yang mana memiliki tanggung jawab langsung kepada Presiden untuk menyelenggarakan jaminan Kesehatan Nasional. Baik untuk PNW, pensiunan PNS dan TNI/POLRI, veteran, perintis kemerdekaan dan keluarganya, badan usaha lainnya, serta masyarakat umum.

Dulunya, BPJS Kesehatan memiliki nama Jamsostek. Kemudian, diresmikan menjadi BPJS Kesehatan pada tanggal 31 Desember 2013 dan mulai beroperasi sejak 1 Januari 2014.

BPJS Kesehatan sendiri menyediakan program jaminan sosial bidang kesehatan. Dimana, program ini mencakup lima program sistem jaminan sosial, diantaranya jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, serta jaminan kematian.

Pada artikel kali ini, akan dibahas cara membuat BPJS Kesehatan secara lengkap. Namun sebelumnya, ketahui dulu syarat – syarat untuk membuat BPJS di bawah ini:

Syarat Membuat BPJS Kesehatan

Pendaftaran peserta BPJS dapat dilakukan secara offline maupun online. Bagaimana pun cara medaftarnya, tetap harus mempersiapkan dokumen – dokumen pendukung untuk medaftar.

Pendaftaran bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI)

Untuk golongan orang yang tidak mampu dan menjadi peserta PBI, pendaftaran BPJS Kesehatan dilakukan oleh lembaga yang menyelenggarakankan. Seperti pemerintah bidang statistik, yang mana data ini diverifikasi dan divalidasi oleh Kementerian Sosial. Selain peserta PBI, juga terdapat penduduk yang didaftarkan oleh pemerintah daerah.

Pendaftaran bagi Peserta Pekerja Penerima Upah (PPU)

Untuk PPU, yang akan mendaftarkan adalah perusahaan atau badan usaha. Dimana harus melampirkan syarat berupa:

  1. Formulir registrasi badan usaha atau badan hukum lainnya.
  2. Data migrasi karyawan dan anggota keluarga sesuai format oleh BPJS Kesehatan.
  3. Perusahaan menerima nomor Virtual Account untuk melakukan pembayaran ke bank yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.
  4. Bukti pembayaran diserahkan ke kantor BPJS Kesehatan. Dengan bukti ini, dapat dilakukan pencetakkan kartu JKN atau dapat juga mencetak e-ID secara mandiri.

Pendaftaran bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja

  1. Mendaftar perorangan ke kantor BPJS Kesehatan.
  2. Mendaftarkan diri sendiri dan anggota keluarga yang ada di kartu keluarga.
  3. Mengisi formulir Daftar Isian Peserta dengan melapirkan, Fotokopi Kartu Keluarga, Fotokopi KTP/Paspor, Fotokopi buku tabungan salah satu peserta di KK, pas foto 3×4. Semua masing – masing satu lembar, namun alangkah lebih baiknya jika membuat duplikasinya karena mungkin dibutuhkan lebih dari satu lembar.
  4. Setelah mendaftar, akan menerima kartu Virtual Account, yang kemudian dapat dilakukan pembayaran ke bank.
    Setelah membayar, serahkan bukti pembayaran ke BPJS Kesehatan untuk selanjutnya dilakukan pencetakkan kartu JKN.

Pendaftaran bukan Pekerja melalui Entitas Berbadan Hukum (Pensiunan BUMN/BUMD)

Seperti pada perusahaan atau suatu badan hukum, bagi pensiunan badan hukum proses pendaftarannya dapat dilakukan secara kolektif. Yang mana dilakukan oleh entitas berbadan hukum dengan mengisi formlir registrasi dan formulir migrasi data peserta.

Cara Membuat BPJS secara Offline

Pertama kali, persiapkan persyaratan umum yang dibutuhkan seperti yang sudah disebutkan di syarat – syarat di atas. Tentukan juga kelas perawatan yang akan diikuti. Untuk kelas I biaya per bulan Rp 80.000, Kelas II biaya perawatan Rp 51.000, dan Kelas III biaya perawatan Rp 25.500.

Datang ke kantor BPJS Kesehatan terdekat, kemudian daftarkan diri. Petugas akan memberikan formulir untuk diisi. Isi dengan jelas semua yang dibutuhkan dalam formulir.

Setelah formulir diisi dengan lengkap, sertakan juga syarat – syarat yang sudah disiapkan. Selanjutnya, kamu dapat menunggu hingga nomor antrean milikmu dipanggil. Setelah dipanggil, petugas akan mencocokkan data dan kamu akan diberi nomor virtual account. Yang mana, nomor ini berguna untuk digunakan sebagai metode pembayaran maupun transfer dana klaim saat dibutuhkan.

Lakukan pembayaran di bank yang telah ditentukan. Selanjutnya, kembali ke kantor BPJS Kesehatan untuk menyerahkan bukti transfer. Kemudian, tunggu hingga kartu BPJS Kesehatan dicetak.

Namun sekarang, pembayaran bisa dilakukan tidak langsung setelah menerima nomor virtual account. Kamu pun tidak perlu menyerahkan bukti transfer, karena secara otomatis sudah akan langsung terkonfirmasi oleh sistem ketika kamu sudah melakukan pembayaran. Kemudian, kartu BPJS Kesehatan milikmu akan dikirim ke alamat rumah.

Cara Mendaftar BPJS secara Online

Pendaftaran peserta BPJS Kesehatan juga dapat dilakukan secara online. Hal ini khususnya untuk kamu yang tidak memiliki banyak waktu untuk mendatangi kantor BPJS.

Meskipun online, kamu harus tetap mempersiapkan berkas – berkas persyaratan seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Karena online, tambahkan juga nomor HP dan email yang aktif. Setelah itu, buka halaman website BPJS Kesehatan. Untuk mendaftar secara online, dapat menggunakan laptop / komputer, maupun smartphone.

Selanjutnya, isi data yang telah disediakan dengan benar. Data ini tidak jauh berbeda dengan pendaftaran BPJS Kesehatan secara offline. Mencakup alamat lengkap, data diri, fasilitas kesehatan, serta pilihan biaya iuran sesuai dengan kelas yang diinginkan.

Setelah mengisi semua data, simpan data dan tunggu notifikasi nomor registrasi yang akan dikirim melalui email. Di dalam email ini terdapat nomor virtual account, yang mana dapat digunakan untuk melakukan pembayaran di bank yang telah ditunjuk.

Setelah melakukukan pembayaran, maka BPJS Kesehatan sudah akan otomatis aktif. Cek kembali email, akan ada balasan dari BPJS Kesehatan berupa E-ID card BPJS Kesehatan yang dapat di print sendiri.

Jika ingin memiliki ID Card seukuran dompet, kamu juga bisa mencetaknya di kantor BPJS Kesehatan terdekat. Caranya adalah dengan menuju ke bagian print kartu BPJS Kesehatan. Kemudian, berikan data sebelumnya, formulir isian, virtual account, serta bukti pembayaran.

Pendaftaran BPJS Kesehatan melalui JKN Mobile

Pendaftaran BPJS Kesehatan secara online selain melalui website BPJS Kesehatan, juga dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN BPJS Kesehatan. Caranya pun sangat mudah, diantaranya dengan mendownload terlebih dahulu aplikasi Mobile JKN di App Store atau Google Play Store.

Setelah itu, buka aplikasi dan pilih menu Pendaftaran Peserta Baru. Setujui syarat dan ketentuan yang muncul di menu. Selanjutnya, masukkan NIK dan otomatis akan muncul nama anggota keluarga yang ada di KK. Isi data seluruh anggota keluarga, lalu masukkan alamat email dan nomor HP. Yang mana nantinya kamu akan mendapatkan nomor virtual account.

Sama seperti pendaftaran secara offline ataupun online, kamu harus melakukan pembayaran dengan nomor virtual account ini. Setelah membayar, masuk lagi ke aplikasi Mobile JKN, lalu lakukan pendaftaran pengguna mobile. Selanjutnya, kamu akan mendapatkan informasi e-ID dan mencetaknya untuk mendapatkan akses jaminan kesehatan dari BPJS Kesehatan.

Itulah cara membuat BPJS Kesehatan secara lengkap. BPJS Kesehatan merupakan program pemerintah yang dapat meringankan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan. Meskipun sudah lama hadir dan hingga kini belum memiliki BPJS Kesehatan, tidak ada kata terlambat untuk membuatnya. Ada tiga pilihan mudah untuk mendaftar keanggotaan BPJS Kesehatan. Baik secara offline, online, dan online melalui aplikasi untuk smartphone yaitu Mobile JKN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *