Investasi Properti
Investasi Properti. Foto: Free-Photos dari Pixabay

Cara Investasi Properti untuk Pemula

Posted on

Investasi adalah cara yang tepat untuk menambah pundi – pundi kekayaan. Karena, selain menyimpan harta, kita juga dapat menambah nilai dari harta yang kita simpan. Jika dulu cara menyimpan harta berupa menabung uang, kini tidak lagi. Investasi menjadi jalan yang tepat dan cepat jika ingin cepat sukses.

Investasi pun tidak hanya sebatas pada uang saja, dan untuk investasi jangka panjang uang kurang baik dijadikan alat investasi. Karena, nilai uang terutama rupiah, semakin hari tidak naik. Untuk berinvestasi, perlu adanya harta yang nilainya semakin hari semakin naik, misalnya saham, properti, atau emas.

Dewasa ini, investasi di bidang properti tengah marak dilakukan. Tidak hanya para pengusaha, namun juga anak – anak muda. Mereka sadar akan masa depan yang tidak pasti, sehingga memilih jalur investasi untuk menambah pundi – pundi kekayaan.

Properti dinilai alat investasi yang tepat, karena nilainya bertambah setiap tahunnya. Properti dapat berupa tanah maupun bangunan.

Investasi properti baik dilakukan oleh siapa saja. Namun tentunya, perlu dilakukan pembelajaran untuk bisa berinvestasi secara cerdas di bidang properti. Supaya tidak tertipu atau malah rugi nantinya.

Apa itu Investasi Properti?

Sebelum berlanjut ke cara investasi properti untuk pemula, perlu kita bahas mengenai apa itu investasi properti.

Berdasarkan teori ekonomi, investasi merupakan pembelian atau produksi dari modal barang yang tidak digunakan untuk konsumsi, namun digunakan untuk produksi yang akan datang. Sehingga, bisnis properti adalah aktivitas bisnis yang ada kaitannya dengan tanah dan bangunan.

Philip Kotler, Bapak Pemasaran Dunia, menyatakan bahwa properti adalah kepemilikan tidak berwujud. Baik itu real estate yang merupakan benda nyata, atau finansial yang dapat berwujud saham dan obligasi.

Jadi, apabila dua definisi ini digabungkan, menghasilkan definisi investasi properti sebagai aktivitas pembelian modal berupa tanah atau bangunan. Yang mana kemudian ditujukan untuk pengembangan sebagai sumber pendapatan.

Mengapa Memilih Investasi Properti?

Di awal artikel ini telah disinggung sedikit mengapa investasi properti itu baik. Karena harga akan selalu naik setiap tahunnya. Namun, tentunya ada alasan lain mengapa investasi properti ini dipilih, diantaranya:

Harga yang Terus Naik

Pertumbuhan penduduk yang meningkat mengakibatkan lahan semakin sempit. Oleh karena itu, kebutuhan akan properti menjadi naik. Sehingga jika dikaitkan dengan ilmu ekonomi, yang mana ketika permintaan naik dan penawaran terbatas, maka harga akan menjadi naik.

Sebagai Pemasukan Tambahan

Terjun di bisnis properti dapat menjadi sumber pemasukan utama maupun pemasukan tambahan. Contohnya, ketika kamu memiliki properti dan belum berniat menjualnya, serta belum digunakan, maka kamu bisa mengontrakkan properti tersebut ke orang lain. Yang mana uang sewa kontrakan bisa menjadi tambahan penghasilan bagimu.

Harga Ditentukan oleh Pemilik

Enaknya investasi properti, harga properti bisa kamu tentukan secara mandiri. Tidak ada patokan khusus. Misalnya, rumah tipe 30 di kawasan X memiliki harga Rp 250.000.000. Kamu yang berada di kawasan Y tidak harus terpaku menjualnya dengan harga yang sama, kamu bisa menaikkannya sesuai dengan kondisi properti dan lingkungan. Jika kondisi lebih baik, kamu bisa menaikkannya meskipun sama – sama rumah tipe 30.

Menyesuaikan Harga Inflasi

Ketika terjadi inflasi, harga properti juga akan ikut naik. Kamu tidak perlu khawatir akan properti yang kamu miliki. Tidak akan rugi meski inflasi sedang terjadi.

Cara Investasi Properti untuk Pemula

Setelah mengetahui apa itu investasi properti dan alasan melakukan investasi properti, saatnya mengetahui bagaimana cara investasi properti untuk pemula. Berikut tipsnya:

Cari Developer yang Tepat

Hal pertama yang harus kamu pahami ketika berinvestasi properti adalah developer. Tentu kamu akan berhubungan dengan pihak developer pemilik properti. Carilah developer yang tepat, artinya developer yang terpercaya, memiliki track record yang baik, karya – karya yang baik, serta sumber daya manusia yang juga baik.

Kamu juga dapat memastikan dari kantor pemasarannya. Apabila kantor pemasarannya jelas, maka dapat dipastikan developernya pun jelas. Namun, apabila dari kantor pemasaran saja berpindah – pindah dan sumber daya yang kurang baik, lebih baik cari developer lain yang lebih baik.

Cari Lingkungan Strategis

Investasi properti harus memperhatikan lingkungan. Carilah lingkungan yang strategis, yang memiliki akses kemana pun dengan mudah. Tidak perlu di tengah kota, bisa jadi di pinggir kota, namun akses menuju tempat – tempat umum begitu mudah.

Kamu juga dapat melihat lokasi lain yang sekiranya strategis. Misalnya suatu lokasi saat itu belum terlalu ramai, namun diprediksi akan ramai sekitar lima tahun lagi karena ada pembangunan fasilitas umum di sana. Kamu bisa berinvestasi di sana, karena saat ini harganya masih murah dan ketika fasilitas umum itu dibangun, harga otomatis akan naik.

Cermati Harga Properti

Sebelum membeli, perhatikan harga properti yang akan kamu beli. Apakah harganya terlampau mahal atau tidak. Karena kamu membeli dengan tujuan untuk investasi, kamu bisa juga menawar hingga harga masuk akal.

Ketika menjualnya nanti, perhatikan juga harga di pasaran. Meskipun kamu bebas menentukan harga, tapi pastikan juga harga yang kamu tetapkan tidak semena – mena. Karena bisa jadi, calon pembelimu lebih pintar dan lebih cermat dari kamu.

Melihat Properti sebelum Membeli

Sama halnya ketika membeli baju atau barang lainnya, kamu pun harus melihat calon properti yang akan kamu beli. Dari sini, kamu bisa melihat bahan bangunan yang digunakan, lingkungan properti, aksesnya ke tempat – tempat umum, serta kekurangan yang dapat kamu pertimbangkan.

Selain itu, jika kamu ingin bisnis jual beli properti, dengan melihat properti sebelum membeli dapat membuatmu memiliki gambaran kepada calon konsumenmu nanti.

Miliki Properti tidak hanya di Satu Tempat

Jangan cepat puas dengan satu properti yang kamu miliki. Jika kamu masih memiliki dana, kembangkan lagi investasimu ke properti di tempat yang lain. Yang tentunya tempat tersebut lebih menguntungkan atau sama menguntungkannya dengan tempat pertama.

Hal ini bertujuan untuk meminimalisir risiko yang dapat terjadi. Jika harga properti di lokasi sebelumnya turun, bisa dikarenakan bencana alam atau hal yang tidak terduga, maka kamu masih memiliki properti di tempat lain yang harganya tetap naik.

Rendah Tingkat Kriminalitas dan Bencana Alam

Kriminalitas dan bencana alam dapat menjadi hal yang sangat dipertimbangkan dalam membeli properti. Tidak ada orang yang ingin tinggal di kawasan dengan tingkat kriminalitas yang tinggi. Oleh karena itu, pastikan lingkungan aman dan tidak memiliki track record tingkat kriminalitas.

Begitu juga dengan bencana alam. Misalnya saja banjir, yang bisa datang setiap tahun ketika musim hujan. Jika kawasan rawan banjir, tentu hal ini akan sangat merepotkan dan bisa jadi menurunkan minat pembeli properti selanjutnya.

Itulah cara investasi properti bagi pemula. Banyak manfaat yang didapatkan dari investasi properti, oleh karena itu manfaatkan sekarang juga dan jadilah jutawan dari investasi properti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *